Lanjutan [Campur Kode…]
oleh · Dipublikasikan · Di update
1. Fokus Penelitian
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka yang menjadi fokus penelitian ini adalah: campur kode yang digunakan mahasiswa PBSI melalui media aplikasi whatsapp: kajian sosiolinguistik.
2. Subfokus Penelitian
Berdasarkan fokus penelitian di atas, maka subfokus penelitian adalah:
a. Penyisipan unsur-unsur yang berwujud kata.
b. Penyisipan unsur-unsur yang berupa frasa.
c. Penyisipan unsur-unsur yang berupa baster.
d. Faktor penyebab terjadinya campur kode.
C. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah, fokus penelitian, dan subfokus penelitian di atas, yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Bagaimanakah campur kode berwujud kata, frasa, dan baster yang digunakan mahasiswa PBSI melalui media aplikasi Whatsapp?
2. Apa faktor penyebab terjadinya campur kode yang digunakan mahasiswa PBSI melalui media aplikasi Whatsapp?
D. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan fokus penelitian dan subfokus penelitian serta rumusan masalah yang sudah didesain, maka penelitian ini bertujuan untuk
1. Mendeskripsikan campur kode berwujud kata, frasa, dan baster yang digunakan mahasiswa PBSI melalui media aplikasi Whatsapp.
2. Mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya campur kode yang digunakan mahasiswa PBSI melalui media aplikasi Whatsapp.
E. Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada para pembaca, baik secara teoritis maupun secara secara praktis. Adapun manfaatnya adalah sebagai berikut.
1. Manfaat Teoretis
Secara teoretis, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya referensi penelitian di bidang sosial kebahasaan dan memberi masukan bagi pengembangan campur kode dan alih kode yang berhubungan dengan percakapan yang dilakukan siswa di sekolah.
2. Manfaat Praktis
a. Bagi Pendidik
Secara praktis, penelitian ini dapat dijadikan alternatif sumber belajar dalam pelajaran bahasa Indonesia bagi guru matapelajaran Bahasa Indonesia di SMA.
b. Bagi Mahasiswa
Mahasiswa dapat menjadikan penelitian ini sebagai referensi materi di bidang kebahasaan dan memberikan dampak pada pengembangan kajian di bidang sosiolinguistik yaitu berkaitan dengan pembahasan campur kode melalui hal-hal yang sering dijumpai mahasiswa, seperti status Whatsapp.
F. Definisi Istilah
Untuk menghindari kesalahpahaman dalam penelitian ini, maka peneliti menjelaskan beberapa defenisi istilah sebagai berikut
1. Bahasa merupakan alat komunikasi antar anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.
2. Campur kode adalah merupakan peristiwa komunikasi yang dijumpai pada masyarakat multikultural.
3. Media sosial adalah salah satu akun penghubung antara masyarakat yang satu dengan masyarakat lainnya.
4. Whatsapp merupakan aplikasi media sosial yang menghubungkan masyarakat yang satu dengan yang lain, dengan menggunakan bahasa sebagai media untuk mengungkapkannya.
Baca lanjutannya di sini: Kajian Pustaka
Komentar Terbaru