Tinggal Dinding Tembok Tanpa Atap

Dinding Tembok Ruko Atap Kebakaran



Tinggal Dinding Tembok Tanpa Atap



Gunungsitoli, DuniaKuTulis
,- Kobaran api mulai surut, namun asap dari dalam tumpukan barang-barang yang telah terbakar masih berhembus ke udara. Aparat Pemadam Kebakaran juga belum berhenti menyiram setiap titik api yang terlihat. Tinggal dinding tembok tanpa atap terlihat bila warga melintasi Jalan Gomo, dan Jalan Ahmad Yani, Kota Gunungsitoli, serta garis polisi mengelilingi depan ruko. Begitulah kondisi Ruko BNKP yang dilalap api saat jurnalis warga dari DuniaKuTulis turun melakukan peliputan (Sabtu, 01/01/22, 10.00 WIB).

Kebakaran Ruko BNKP Gunungsitoli

Kondisi Ruko BNKP pasca kebakaran


Kebakaran terjadi sekitar pukul 4 – 5 WIB dini hari (Sabtu, 01/01/2022). Belasan Ruko BNKP di Jalan Ahmad Yani dan Jalan Gomo Kota Gunungsitoli terbakar. Barang dagangan dalam ruko juga ikut terbakar. Informasi sementara yang diperoleh jurnalis DuniaKuTulis, belum ada korban jiwa dari kejadian tersebut.

Baca juga: Seorang Ibu bersama anaknya Berjualan di Bahu Jalan Depan Bekas TPI


Salah seorang pengusaha (Mawi) mengatakan saat kejadian dirinya masih di Kota Telukdalam. Mawi memperoleh informasi toko yang dia tempati untuk buka usaha telah terbakar dari sahabatnya.


“saya dapat informasi sekitar jam 5 (WIB) dini hari. … sampai jam 8 di sini, saya mendapatkan informasi itu dari sahabat saya,” jawab Mawi.


Mawi menjual bumbu dan bahan-bahan kue. Mawi mengatakan bahwa kerugian yang dia alami dari kejadi ini  mencapai Rp 500 juta.


“kalau kerugian sih kurang lebih Rp 500 juta itu,” katanya.


Salah seorang pengusaha lain (Yarman) mengatakan saat kejadian dirinya masih di rumah. Dia mendapatkan informasi bahwa ruko yang mereka tempati untuk buka usaha dari kerabat sekira jam 4 (WIB) dini hari.


“saya mendapatkan informasi sekira jam 4. Saya diberitahu teman,” katanya.

Baca juga: Genangan Air Dekat Jembatan Gamo sulit Terkuras


Setelah mendapatkan informasi tersebut dari kerabat, Yarman pergi melihat ruko, dia melihat api membakar habis atap dan lantai dua ruko tersebut. Yarman menjual pakan dan obat-obat untuk ternak. Ditanya soal kisaran kerugian yang dia alami dari kejadian tersebut, Yarman tidak bisa menjawab karena belum tahu.


Mawi dan dua narasumber (pengusaha) lain mengharapkan agar pihak pemadam kebakaran lebih cepat turun memadamkan api saat terjadi kebakaran. Mereka juga berharap agar jumlah mobil tangki ditambah sehingga cepat memadamkan api.


Untuk diketahui, Dinas Pemadam kebakaran Kota Gunungsitoli sendiri menurunkan 3 (tiga) unit mobil pemadam kebakaran dengan 15 personil. Dari Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Nias juga menurukan satu unit mobil tangki. Dari BPBD menurunkan dua unit mobil tangki, dan satu dari PDAM Kabupaten Nias diturunkan untuk memadamkan api.


Sampai berita ini diterbitkan, jurnalis DuniaKuTulis belum mendapatkan informasi terkait sumber api.*

Mungkin Anda juga menyukai

error: Content is protected !!