Akankah Ketidakpastian Berulang Tahun lagi?
oleh · Dipublikasikan · Di update

Sudah berulang tahun satu kali covid-19 di negeri ini. sisa delapan bulan lagi, maka sudah dua tahun covid-19 di negeri ini. selama dia ada, selama itu juga kita dipaksa dengan kebiasaan yang sama sekali baru. Kebiasaan baru yang membuat anak-anak kita bertanya-tanya, ‘ada apa semua ini?’. kebiasaan baru yang membuat pergerakan perekonomian skala keluarga bahkan tidak berputar sama sekali.
Masyarakat masuk dalam dilema, mau memilih mati karena korona atau memilih mati karena krisis ekonomi dalam rumah tangga. Pekerja yang tidak bisa mengerjakan pekerjaanya secara online tentu akan merasa ketakutan bila nanti terpapar virus. Namun bila memilih mengurung diri di rumah, tidak ada pendapatan, tidak mampu membeli kebutuhan makan minum setiap harinya.
Perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat menuai pro-kontra dari berbagai kalangan. Pro-kontra pun menghasilkan kecurigaan kepentingan politik pemerintah dan oposisi, sedang masalah dipikirkan belakangan. Padahal banyak yang seharusnya dipikirkan dan dilakukan untuk kepentingan bersama dibanding mengurusi bagaimana legitimasi politik terhadap pemerintah mengikis.
Banyak sektor pekerjaan yang terdampak dengan kebijakan ini. Terutama mereka di Usaha Mikro Kecil Menengah. Pada Desember 2020, Bank Indonesia menyampaikan hasil survei dampak pandemi covid-19 pada UMKM, hasilnya sekitar 87,5% UMKM terdampak pandemi covid-19. Dari total 6 sektor UMKM, hanya usaha masyarakat di bidang pertanian yang masih tumbuh sebesar 16,7 persen pada Desember 2020. Sementara itu, industri pengolahan tumbuh sebesar 1,5 persen, konstruksi turun 17,9 persen, perdagangan turun 3,2 persen, real estate naik 13 persen, dan jasa kemasyarakatan meningkat 2 persen.
Baca juga: Berdamai dengan Pekerjaan yang Tidak Sesuai dengan Bidang Studi
Para tenaga kerja mengalami dampak negatif dari pandemi ini. Kementerian Tenaga Kerja menyampaikan ada 29,4 juta orang tenaga kerja yang terdampak pandemi ini. Di dalamnya terdapat ada yang diPHK (Pemutusan Hubungan Kerja), dirumahkan tanpa upah, hingga pengurangan jam kerja dan upah. Penurunan jumlah tenaga kerja yang diperkerjakan mengakibatkan jumlah produksi menurun. Penurunan pendapatan berakibat pada penurunan daya beli.
Angka kemiskinan meningkat 0,97 persen dari 9,22 persen di tahun 2019, menjadi 10,19 persen di tahun 2020. Bertambahnya warga miskin baru di tahun 2020 merupakan dampak dari pandemi covid-19. Penambahan 0,97 persen ini setara 2,76 juta orang warga.
Angka penularan covid-19 juga naik hingga puluhan ribu bertambah jumlah terkonfirmasi setiap harinya. Sebelum jumlah tertinggi di tanggal 15 Juli 2021 (bertambah 56.757 orang terkonfirmasi), grafik terkonfirmasi mulai naik pada 24 Juni 2021 sebanyak 20.574 orang. Sejak itu grafik terus naik, bukan malah menurun. Bila dibandingkan di bulan yang sama tetapi tahun sebelumnya (2020), penambahan terkonfirmasi setiap harinya di bulan yang sama tahun itu dalam rentang 1000-2000, di tahun ini (2021) sudah dalam rentang puluhan ribu orang terkonfirmasi setiap harinya.
Di umur satu tahun lebih, covid-19 ini, dimana-mana berita hasil penemuan, telah memiliki banyak varian. Alih-alih virus ini dibumihanguskan di atas ibu pertiwi, virus ini telah memperbanyak diri dengan varian bermacam-macam. Jumlah penduduk yang telak divaksin baru 46.805.993 orang. Masih ada sekitar 135 juta lebih yang belum divaksin. Padahal pemerintah menarget penyuntikan vaksin harus 2 juta-2,5 juta per hari. Memperpanjang masa PPKM berakibat memperparah perekonomian warga. Jaminan Perlindungan Sosial akan sedikit menjadi solusi bila tidak dikorupsi. Mencabut kebijakan perpanjang masa PPKM bisa meningkatkan kasus terinfeksi, apalagi ketidaktaatan warga menerapkan prokes. Akankah ketidakpastian ini berulangtahun lagi?
Referensi:
https://ekonomi.bisnis.com/read/20210319/9/1370022/survei-bi-875-persen-umkm-indonesia-terdampak-pandemi-covid-19.
https://www.tribunnews.com/bisnis/2021/03/27/kemnaker-294-juta-pekerja-terdampak-pandemi-covid-19-di-phk-hingga-dirumahkan
https://www.suara.com/bisnis/2021/05/05/133631/daya-beli-masyarakat-di-kuartal-i-2021-masih-loyo?page=all
https://covid19.go.id/peta-sebaran
https://nasional.kompas.com/read/2021/06/25/07054151/targetkan-vaksinasi-selesai-akhir-tahun-menkes-penyuntikan-vaksin-harus-2?page=all
Komentar Terbaru