Aktivis HAM, Veronica Koman diteror 3 kali
oleh · Dipublikasikan · Di update
Jakarta, DuniaKuTulis– Aktivis yang selama ini pro kemerdekaan Papua menghadapi teror. Veronica Koman, sejak tanggal 24 Oktober 2021 sudah mendapat teror sebanyak 3 (tiga) kali. Teror pertama terjadi pada tanggal 24 Oktober 2021. Aksi teror ini terjadi di rumah orang tua Veronica yang beralamat di kawasan Jelambar Baru, Jakarta Barat. Pada hari itu, pelaku mengirimkan paket yang kemudian paket itu mengeluarkan asap dan membakar bagian pagar rumahnya.
Baca juga: Genangan Air Dekat Jembatan Gamo sulit Terkuras
Teror kedua terjadi pada 7 November 2021, di tempat yang sama, yaitu rumah orang tua Veronica Koman. Pelaku juga melemparkan paket yang berisi bahan peledak ke rumah orang tua Veronica Koman. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 10:45 WIB.
Teror ketiga, kerabat Veronica Koman mendapat paket atas nama Veronika Koman. Padahal menurut Michael, yang adalah aktivis HAM Papua Itu Kita, tidak ada komunikasi soal paket tersebut. Paket berbungkus warna biru ditaruh begitu saja di pintu masuk gerbang dan kemudian dibawa masuk oleh asisten rumah tangga. Setelah paket tersebut dibuka, rupanya isi paket ada bangkai ayam dan ada tulisan teror kepada Veronica Koman.
Tulisan dalam secarik kertas tersebut berbunyi:
‘WARNING!!! IF THE POLICE AND APARAT DALAM MAUPUN LUAR NEGERI TIDAK BISA MENANGKAP VERONIKA KUMAN@HERO PECUNDANG DAN PENGECUT, KAMI TERPANGGIL BUMI HANGUSKAN DIMANAPUN BERSEMBUNYI. MAUPUN GEROMBOLAN PELINDUNGMU’.
Baca juga: Gempa terjadi di Nusa Dua Bali dan Nias Barat
Kepala Bagian Bantuan Operasi Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) Polri, Komisaris Besar Aswin Siregar menduga ledakan ini terkait dengan kegiatan serta sikap Veronica yang selama ini pro kemerdekaan Papua.
“Diperkirakan merupakan bentuk ancaman terhadap penghuni rumah terkait tindakan-tindakan Veronica Koman,” ujar Aswin, Senin, 8 November 2021.
Berita diramu dari berbagai sumber:
Komentar Terbaru